Al Quran Bermotif Batik Laris Manis

Al Quran Bermotif Batik Laris Manis

- detikNews
Jumat, 02 Okt 2009 15:38 WIB
Al Quran Bermotif Batik Laris Manis
Bandung - Sejak diluncurkan pada awal September lalu, tepatnya tanggal 17 Ramadan atau Nuzulul Quran, penjualan Salam Quran atau Al Quran bermotif batik laris manis. Belum sebulan, kini Al Quran batik tersebut sudah memasuki cetakan keduanya.

Hal itu diungkapkan Chef Editor Salamadani Publishing Tasaro GK kepada detikbandung yang ditemui di Salam Book House, Jalan Pasirwangi, Jumat (2/10/2009). "Saat ini Al Quran batik sudah masuk cetakan ke-2. Sebelumnya pada cetakan pertama dibuat hingga 15 ribu buah," terangnya.

Dikatakan Tasaro, distribusi Al Quran batik ini 60 persen adalah untuk pasar Jakarta, dan sisanya untuk kota-kota lainnya termasuk Bandung. "Antusias konsumen cukup baik, belum lagi sebulan sudah masuk cetakan ke-2 itu sudah bagus sekali," ujar Tasaro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tasaro menerangkan proses penerbitan Al Quran tidak semudah yang dikira. Diperlukan prosedur yang harus dilewati di antaranya memenuhi persyaratan dari Departemen Agama. "Belum lagi pertanggung jawaban moral," tambahnya.

Dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya dunia asli Indonesia, Tasaro berharap kasus pengklaiman oleh negara lain terhadap seni dan budaya Indonesia tidak terulang kembali. "Kita jangan sibuk setelah diklaim negara lain," sambungnya.
(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini