Dalam acara yang bertemakan "Melalui Kemuliaan Idul Fitri, Kita Perkokoh Ikatan Silaturahmi Guna Meningkatkan Kualitas Hidup Demi Terwujudnya Penegakan Hukum yang Adil dan Bermartabat", Aa Gym mengaku bingung dengan tema yang disuguhkan dalam acara tersebut.
"Saya baca berkali-kali, saya tetap tidak mengerti maksud judulnya. Seharusnya panitia memodifikasi judul acaranya," kata Aa Gym. "Harusnya judulnya diperbaiki jadi Jaksa jangan Tengil," selorohnya, seraya disambut gelak tawa peserta halal bihalal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ceramah di hadapan para pejabat Kota Bandung, Aa Gym berpesan untuk menjaga hormat pada orang yang memiliki profesi yang tergolong rendah. "Kita dihormati karena jasa mereka. Jaksa jangan petantang petenteng apalagi kalau kaya, jaksa kaya di mata rakyat itu dicurigai" ujar Aa Gym.
"Salah besar jika kita ingin dihormati dengan mengorbankan orang lain," katanya dalam ceramah. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Setda Bandung Edi Siswadi, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bandung Sri Harjati.
(ahy/ern)











































