"Karena dia warga sipil, kita akan serahkan ke polisi untuk pendalaman perkaranya," kata Dansatpom Lanud Husein Sastranegara Mayor (POM) Rachmat Ismail melalui Kasie Hartib Kapten (POM) Edy Kristanto kepada wartawan di Lanud Husein Satranegara, Senin (28/9/2009) malam.
Edy menambahkan, penyidikan difokuskan pada keterlibatan pihaknya dalam modus operandi yang dilakukan Teguh dalam penyamarannya menjadi tentara palsu, terkait dengan atribut tentara yang dikenakan tersangka dalam aksinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teguh dicokok di kontrakannya di Jalan Kebon Tujuh, Kecamatan Cidadap, Senin (28/9/2009) pukul 16.15 WIB, atas laporan masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik tersangka.
Tersangka yang kesehariannya berdagang sayuran di Pasar Caringin, kepada wartawan mengaku motif menjadi tentara gadungan yang dilakoninya sekadar untuk menakuti pihak yang diberikan hutang agar mau melunasi sisa hutang sebesar Rp 28 juta.
"Saya nggak mikir macam-macam, yang penting uang saya kembali saja," ujarnya saat disinggung soal motif lain yang dilakukannya selama menjadi tentara palsu. (ahy/lom)










































