Udin (60), pemilik rumah, mengatakan asal mula api berawal dari ruangan yang ditinggali anaknya bernama Sri Mulyawati. "Pas mau kerja, saya lihat asap membumbung tinggi dan kemudian lihat api berkobar," katanya.
Melihat hal itu, Udin langsung buru-buru berteriak meminta tolong warga sekitar. Dengan menggunakan ember, para tetangga ramai-ramai mencoba memadamkan api.
Selang beberapa menit kemudian, empat mobil Damkar datang ke lokasi dan langsung memadamkan api. Api yang berkobar sekitar 30 menit itu telah melahap bagian dalam rumah dan atap. Beruntung api tak merubuhkan rumah serta menjalar ke rumah tetangga.
"Pas kejadian, anak saya lagi bikin nasi pakai magic jar," ujar Udin.
(ern/ern)











































