Jeli Meraup Rezeki dari SIM Keliling

Jeli Meraup Rezeki dari SIM Keliling

- detikNews
Jumat, 25 Sep 2009 15:42 WIB
Jeli Meraup Rezeki dari SIM Keliling
Bandung - Setelah memperpanjang SIM, tentu mendapatkan SIM baru yang masih gress alias belum cacat. Pemohon pun biasanya langsung melaminating SIM. Inilah yang dilihat Oki Kenedi (31) sebagai cara mencari rezeki.

Oki warga Jalan Cicabe akhirnya ikut membuka lapak jasa laminating SIM sesuai dengan rute SIM Keliling.

Laminating yang Oki tawarkan memang berbeda kualitas dibandingkan yang di tawarkan di tempat-tempat foto copy. Mulai jenis plastik yang lebih tebal, juga dalam prosesnya yang manual dengan api berbahan bakar spirtus membuat SIM tidak rusak atau melengkung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selalu ikut dimana sim keliling buka, kalau di BEC yang ikut buka di BEC kalau di ITC saya juga ikut," ujarnya saat di temui di Bandung Trade Mall, tempat di mana SIM Keliling mangkal, Jumat (25/9/2009).

Oki mampu mendapatkan 80 persen dari pemohon perpanjangan SIM setiap harinya. Misal setiap hari ada enam puluh pemohon, ia bisa mendapatkan 50 orang yang melaminating SIM.

Ongkos jasanya per SIM dihargai Rp 5.000, dari modal utama yang ia keluarkan sebesar Rp 2.000, jadi untung bersihnya sebesar Rp 3.000. Jumlah pemohon SIM pun dibatasi hanya sebanyak 60 formulir perhari dari pihak petugas.

"Kalau nasib bagus kita bisa dapat lima puluh dari jumlah yang memperpanjang SIM sebanyak enam puluh orang," tuturnya.

Sebelum membuka lapak ikut dimana SIM Keliling, ia sempat buka di kantor pajak, juga di kampus-kampus.

(lom/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads