Pantauan detikbandung pukul 22.00 WIB, Sabtu (19/9/2009), ratusan pengemis yang menyemut di kiri dan kanan Jalan Asia Afrika hingga Alun-alun, dibubarkan oleh Satpol PP. Namun demikian, mereka tidak serta-merta membubarkan diri, hanya kucing-kucingan dari kejaran petugas.
Kepada detikbandung, Yanti Sumati (52) mengaku datang bersama anaknya Ramdani (3). Penuturan Yanti yang merupakan warga Garut, dia memanfaatkan situasi lebaran untuk mendapatkan sedekah dari orang yang melintas id kawasan Asia Afrika. Sehari-hari dia memang tidak memiliki pekerjaan apa pun di kampungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Yanti tidak patah semangat. "Paling besok pagi setelah Salat Id, kalau dapat uang langsung pulang ke Garut," harapnya.
Senada dengan Yanti, Cucu (57) warga Dayeuh Kolot mengaku memanfaatkan malam Lebaran untuk mendapatkan sedekah. Cucu datang ke Bandung bersama tiga anaknya yang semuanya perempuan. Dua usia belasan dan satu lagi 2 tahun.
"Walau pun belum dapat banyak, tapi dapat baju bekas. Ini langsung dipakai," ujarnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, saat malam lebaran, ia dan ketiga anaknya bisa mendapatkan 250 ribu rupiah semalam. Tetapi tahun ini hal tersebut tampaknya tidak akan terulang. "Kita bakal tetap bertahan, tunggu sampai aman. Mudah-mudahan ada yang kasih uang," harapnya.
(lom/lom)










































