"Karena sering kecurian oleh saya, banyak rumah sakit pakai CCTV. Malah yang awalnya tidak pakai, malah jadi pakai CCTV," jelas RI.
Namun, bagi RI ada atau tidaknya kamera CCTV bukan masalah besar. Buktinya, ia tetap leluasa mencuri ke kamar-kamar pasien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengutamakan mengincar kamar sekelas VIP. Di tempat itulah barang bernilai tinggi bisa dijumpai.
"Kalau di kamar VIP, biasanya yang menunggu pasien tidak banyak orang. Selain itu, situasinya sepi," ungkap pria tersebut.
Hasil barang curian dijual RI ke sejumlah penadah di Jakarta. Uang hasil penjualan itu, kata RI, selalu habis untuk keperluan keluarga.
"Ya, hasilnya buat kebutuhan anak dan istri," jelas bapak dua anak ini yang selama ini menetap di Jakarta.
(bbp/ema)











































