"Enggak kehitung. Yang pasti lebih dari seribu kali mencuri," jawab RI dengan nada tanpa beban kepada wartawan di Mapolresta Bandung Barat,
Rabu (16/9/2009).
"Saya pernah mencuri di RS Pondok Indah Jakarta, RS Sanglah Bali, RS Hasan Sadikin Bandung. Pokoknya banyak," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran Ujung Pandang itu berpindah-pindah lokasi sasaran saat beraksi. Namun RI hanya berani mencuri di area rumah sakit. "Saya ini sepesialis pencuri di rumah sakit. Terus terang, mencuri di rumah sakit itu gampang," ujar RI penuh percaya diri.
Sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta di Bandung berhasil pelaku datangi tanpa hambatan. Barang curian pun begitu mudah beralih ke
tangannya. Aksi RI tersebut sering lolos dari amatan petugas keamanan rumah sakit.
Setiap mencuri, pria berkacamata ini melakukanya seorang diri. "Berapa kali mencuri di Bandung?" tanya wartawan. "Duh lupa lagi. Di RSHS Bandung saja sudah 100 kali lebih. Belum di rumah sakit seperti di RS Muhammadiyah, Boromeus dan lainnya," kata RI sembari tersenyum.
Kini, RI meringkuk di ruang tahanan Mapolresta Bandung Barat, Jalan Sukajadi. Ia terancam hukuman di atas lima tahun penjara.
(bbp/ern)











































