Seorang pria yang bekerja sebagai konsultan bangunan berinisial RAF (29) diduga tewas over dosis (OD). Kendati sempat mendapat pertolongan, korban akhirnya meninggal sekitar pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Bungsu.
Berdasarkan keterangan polisi, sebelumnya korban sempat dibawa oleh seorang pria diduga temannya berinisial A dengan menggunakan taksi ke Rumah Sakit Bungsu, Jalan Veteran, Senin (14/9/2009).
Dari informasi yang dihimpun, sebelum meninggal, korban sempat diantar pria yang diduga rekan korban ke ruang UGD RS Bungsu dan mendapat perawatan sekitar 5 menit. Namun, pria berinisial A tidak diketahui keberadaannya usai mengantar korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban bekerja sebagai konsultan bangunan," jelas teman korban yang enggan disebut namanya.
Kapolres Bandung AKBP Tengah IW Supartha mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Dugaan sementara korban tewas karena over dosis hal itu terlihat dengan bekas suntikan di tangan.
"Masih kita selidiki semua penyebabnya," jelasnya kepada wartawan di RS Bungsu.
Untuk mengetahui kronologisnya lebih mendalam, kata Supartha, pihaknya masih mencari keberadaan teman korban berinisial A serta pengemudi taksi.
"Kita masih mencoba mencari teman korban yang sempat mengantar ke rumah sakit. Karena kemungkinan teman korban itu mengetahui kronologisnya," terang Supartha.
(bbp/ahy)










































