Hal itu tercantum dalam surat rekomendasi dari Tim ITB melalui Labolatorium Rekayasa Struktur ITB. Pemeriksaan bangunan tersebut dilakukan sejak tanggal 4 hingga 8 September 2009.
"Berdasarkan 2 kesimpulan, Tim ITB melalui Labolatorium Rekayasa Struktur ITB menyatakan rusunawa Cingised masih diperkirakan layak secara struktural," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa Cingised Asep Darna kepada detibandung saat dihubungi via ponselnya, Senin (14/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjamin keamanan penghuni bangunan disarankan Tim ITB untuk melakukan perbaikan dan perkuatan pada elemen non struktural yang memang disebut mengalami kerusakan parah. "Yang harus diperbaiki dan diperkuat seperti dinding dan pagar pembatas, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena dindingnya takut roboh," terangnya.
Selain itu, keretakan yang terjadi pada join (sambungan-red) antara elemen struktur balok dan kolom juga harus diperbaiki dengan metoda injeksi epoksi. Serta mengganti seluruh balok tangga yang mengalami kerusakan dengan balok beton baru.
Selanjutnya Tim ITB akan memberikan laporan survei serta rekomendasi untuk perbaikan dan perkuatan yang bersifat jangka panjang serta menyeluruh untuk mengurangi resiko kerusakan bangunan akibat gempa di masa depan. "Kita antisipasi jika nanti ada gempa lagi, untuk itu kerusakan yang ditemukan akan diperbaiki," tambahnya.
(tya/ema)











































