Rusunawa Cingised Diperkirakan Laik Secara Struktural

Rusunawa Cingised Diperkirakan Laik Secara Struktural

- detikNews
Senin, 14 Sep 2009 11:05 WIB
Rusunawa Cingised Diperkirakan Laik Secara Struktural
Bandung - Meski mengalami kerusakan parah bangunan Rusunawa Cingised masih diperkirakan laik secara struktural. Asalkan dilakukan sejumlah perbaikan dan perkuatan pada elemen struktural dan non struktural.

Hal itu tercantum dalam surat rekomendasi dari Tim ITB melalui Labolatorium Rekayasa Struktur ITB. Pemeriksaan bangunan tersebut dilakukan sejak tanggal 4 hingga 8 September 2009.

"Berdasarkan 2 kesimpulan, Tim ITB melalui Labolatorium Rekayasa Struktur ITB menyatakan rusunawa Cingised masih diperkirakan layak secara struktural," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa Cingised Asep Darna kepada detibandung saat dihubungi via ponselnya, Senin (14/9/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesimpulan pertama menyatakan bangunan Rusunawa Cingised blok 1 dan 2 mengalami kerusakan arsitektural yang cukup parah. Sementara kesimpulan kedua menyatakan struktur bangunan rusunawa cingised tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Untuk menjamin keamanan penghuni bangunan disarankan Tim ITB untuk melakukan perbaikan dan perkuatan pada elemen non struktural yang memang disebut mengalami kerusakan parah. "Yang harus diperbaiki dan diperkuat seperti dinding dan pagar pembatas, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena dindingnya takut roboh," terangnya.

Selain itu, keretakan yang terjadi pada join (sambungan-red) antara elemen struktur balok dan kolom juga harus diperbaiki dengan metoda injeksi epoksi. Serta mengganti seluruh balok tangga yang mengalami kerusakan dengan balok beton baru.

Selanjutnya Tim ITB akan memberikan laporan survei serta rekomendasi untuk perbaikan dan perkuatan yang bersifat jangka panjang serta menyeluruh untuk mengurangi resiko kerusakan bangunan akibat gempa di masa depan. "Kita antisipasi jika nanti ada gempa lagi, untuk itu kerusakan yang ditemukan akan diperbaiki," tambahnya.
(tya/ema)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads