Dalam siaran pers yang diterima detikbandung, Senin (14/9/2009) pagi, sepuluh nama tersebut dihasilkan dari proses persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Wali Amanat Yani Panigoro dengan ketua panel diskusi yakni Betti Alisjahbana.
"Sidang pleno Majelis Wali Amanat berlangsung dengan sangat terbuka. Para anggota Majelis Wali Amanat sangat proaktif dalam menyampaikan pendapatnya," ujar Yani Panigoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bakal calon lainnya adalah Dr. Ichsan Setya Putra, Dr. Akmaloka, Indra Djati Sidi, Phd., Dr. Isnuwardianto, Prof Rizal Z. Tamim, Prof Irwandy Arif, serta Prof Deny J. Puradimaja (Kepala Bappeda Jabar).
"Selanjutnya para calon akan mengikuti proses di senat akademik, interaksi masyarakat dengan calon, interaksi senat akademik dengan calon, dan seleksi kembali di Majelis Wali Amanat mulai 10 Oktober," katanya.
Sebelum masuk ke Sidang Pleno Majelis Wali Amanat, 22 kandidat telah mengikuti proses diskusi panel yang dilaksanakan pada tanggal 8-10 September 2009. Panelis terdiri dari Prof Hariadi P Soepangkat (tokoh Senior ITB-mantan Rektor ITB 1980-1988), Prof Hariono A Tjokronegoro dan Prof Enri Damanhuri (wakil Majelis Guru Besar ITB), Prof Tommy Firman, dan Prof Alibasyah Siregar (wakil Senat Akademik ITB), Betti S Alisjahbana dan HS Dillon, PhD (wakil Majelis Wali Amanat ITB).
"Faktor-faktor yang dilihat dalam panel diskusi meliputi integritas, komitmen, kepemimpinan yang arif, jiwa kewirausahaan termasuk kreativitas dan inovasi, wawasan, kemampuan manajerial, dan pengalaman memimpin lembaga pendidikan dan penelitian. Proses diskusi panel berlangsung sangat kondusif. Banyak nomine muda yang sangat luar biasa dan berpotensi menjadi pemimpin ITB masa depan," tambah Betti Alisjahbana.
Selanjutnya kesepuluh bakal calon rektor tersebut akan mengikuti proses pemilihan rektor selanjutnya yang terdiri dari proses di Senat Akademik (10โ30 Oktober 2009), interaksi masyarakat dengan bakal calon (10 Oktober 2009), interaksi Senat Akademik dengan bakal calon (17 Oktober 2009), dan proses seleksi di Majelis Wali Amanat (20 Novemberโ5 Desember 2009). (afz/tya)











































