Hal itu dikatakan Kepala BPLHD Jabar Setiawan Wangsaatmadja di Kantor BPLHD Jalan Naripan, Kamis (10/9/2009). "Tidak bisa dihindari bahwa pada saat mudik, di beberapa titik tertentu akan terjadi tingkat pencemaran udara yang tinggi akibat menumpuknya kendaraan. Tingkat pencemaran tersebut bisa mencapai 4 kali lipat dibanding pencemaran pada hari-hari biasanya," tuturnya.
Namun berbeda dengan kota besar, seperti Kota Bandung misalnya, tingkat pencemaran udara saat mudik bisa jadi malah berkurang. "Kalau di dalam kotanya justru mungkin sepi. Justru kalau weekend biasanya yang pencemarannya mencapai 2 hingga 3 kali lipat," sambung Setiawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sedikit mengurangi tingkat polusi saat mudik, Setiawan mengimbau bagi seluruh masyarakat yang akan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadinya agar mengecek kondisi mobilnya tersebut. "Harus diperiksa apakah karburatornya bagus, dan emisi gas buangnya juga di cek," imbaunya.
Selain itu kendaraan umum juga harus diperiksa kelayakannya. "Bus-bus untuk mudik harus diperiksa dulu," ujarnya. (tya/ern)










































