Selain mencari keuntungan, motif Affandi (52) mengedarkan uang palsu untuk biaya mudik dan pengobatan istrinya yang sedang sakit.
Laki-laki yang sebelumnya berprofesi sebagai penjual nasi goreng ini mengaku bangkrut. Ketika ada yang mengajaknya mengedarkan uang palsu, dia pun tergiur.
"Saya melakukan ini pertama untuk biaya istri yang sedang sakit diabetes sekaligus buat mudik ke Tegal," ujar Affandi saat ditemui di Mapolsek Bandung Kulon, Kamis (10/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
" Saya menyesal nanti untuk lebaran nggak ketemu istri dan lima anak saya," ujarnya sendu sambil menutup wajah.
(ema/ern)











































