Pria ber-KB di Jabar Paling Rendah

Pria ber-KB di Jabar Paling Rendah

- detikNews
Kamis, 10 Sep 2009 10:02 WIB
Pria ber-KB di Jabar Paling Rendah
Bandung - Pencapaian program KB pria di Jabar terendah di seluruh Indonesia. Hingga Agustus 2009, target KB pada pria baru mencapai 20 persennya saja.

Dikatakan Kepala BKKBN Jabar Ruman Heryana, salah satu kendala dalam pencapaian program KB pria adalah karena pola pikir di masyarakat yang masih memandang rendah pria ber-KB, serta keterbatasan teknik KB pada pria. Saat ini hanya ada 2 cara pria ber-KB, yaitu vasektomi dan kondom.

"KB untuk perempuan lebih banyak pilihan dibandingkan dengan pria. Hingga kini kami masih terus melakukan penelitian untuk menemukan teknik lain untuk pria dalam ber-KB," jelasnya kepada wartawan dalam acara Media Gathering di Balai Diklat BKKBN Jabar, Jalan Sederhana, Rabu (9/9/2009) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya pernah diuji cobakan suntik KB untuk pria namun ternyata ada efek sampingnya.

Kendala lainnya yaitu persepsi masyarakat yang rendah terhadap vasektomi. "Mereka takut jika setelah vasektomi ada keluhan tidak bisa 'berfungsi' lagi," tambah Rukman. Belum lagi ada yang menyangkutkan dengan hukum agama, tambahnya.

Angka kesadaran KB pada pria di perkotaan juga disebut Rukman lebih rendah dibanding pedesaan. Seperti misalnya Kota Bandung dan Tasikmalaya berada di bawah Kabupaten Indramayu.

Target KB pria pada tahun 2009 dengan teknik vasektomi sebesar 6.114 orang, hingga Agustus ini baru tercapai 1.200. Sementara pemakaian kondom yang ditargetkan 91.000 baru mencapai 21.000.

"Untuk kondom kami punya banyak persediaan. Mulai dari kondom rasa jeruk, stawberry, hingga yang bergerigi. Supaya masyarakat senang pakai kondom," selorohnya.

(tya/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads