Deny Juanda, Jubir posko BNPB memaparkan pada tanggal 6 September pengungsi berjumlah 114.356 orang, 7 September bertambah jadi 186.076 orang, dan hari ini, 8 September pengungsi telah mencapai angka 210.000 orang.
"Ada banyak kemungkinan yang membuat para pengungsi terus bertambah dari hari ke harinya, yang pertama karena adanya ketakutan akan kabar adanya gempa susulan yang terkadang mereka terima dari sms. Kedua karena takut kalau
tinggal di rumah tidak akan dapat bantuan," ujar Dany ditemui di depan posko BNPB Jalan Diponegoro, Selasa (8/9/2009).
Menurut Dany, data pengungsi terus di perbaharui setiap enam jam sekali melalui data dari posko desa, kecamatan, kabupaten lalu ke provinsi.
"Kami masih mau mencari data jumlah pasti pengungsi sebenarnya berapa dan masih menentukan waktu yang pas. Kalau pas buka sepertinya itu pas kumpulnya orang, yang tidak mengungsi juga mungkin sedang cari tajil," ungkapnya.
Dany juga mengimbau masyarakat jangan terlalu panik akan adanya gempa susulan. Selain itu, bagi yang tidak mengungsi juga jangan takut tidak mendapatkan bantuan. (ema/avi)











































