Pantauan detikbandung, pasca amblasnya Warung Timbel Sri Rahayu Bu Neneng, Minggu (6/9/2009) malam,Β sekitar 20 warung di Punclut tetap berjualan. Bahkan pengunjung ramai dan tetap menikmati makan malam.
Salah seorang pemilik warung bernama Ita (25) menuturkan, amblasnya warung Bu Neneng tidak akan membuat dirinya menutup warung. "Kita akan terus jualan, yang tadi itu adalah kecelakaan," ujarnya kepada detikbandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan yang dikatakan Ita, pedagang lainnya Ros juga mengatakan ia tidak akan menutup warung. "Itu mah kecelakaan. Mungkin akibat gempa, ada retak-retak tidak diperiksa. Kalau kita sudah diperiksa dan tidak ada apa-apa," imbuhnya.
Ditambahkan Ros, selama bulan puasa memang tempat usahanya ramai dikunjungi. Biasanya pengunjung datang untuk mengadakan buka bersama. Dalam satu hari jumlahnya bisa mencapai seratusan, mulai dari buka puasa hingga sahur.
"Apalagi kalau itu akhir pekan, lebih ramai," lanjut Ros.
Punclut merupakan dataran tertinggi yang terdekat dari Kota Bandung, hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari kawasan belanja Cihampelas. Posisinya yang strategis ini menyebabkan Punclut menjadi salah satu tempat wisata favorit khususnya di akhir pekan. Udara yang segar, pemandangan Kota Bandung serta ragam makanan lokal menjadi daya tarik utama. (lom/lom)










































