Masih Trauma, Warga Enggan ke Rumah

Korban Gempa Pangalengan

Masih Trauma, Warga Enggan ke Rumah

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 05 Sep 2009 17:19 WIB
Masih Trauma, Warga Enggan ke Rumah
Bandung - Tiga hari pasca gempa, mayoritas warga Pangalengan, Kabupaten Bandung,
masih bertahan di tenda pengungsian. Bagi warga yang rumahnya tidak
rusak parah tetap enggan kembali ke rumah. Alasannya, rasa trauma
masih berkelebat di benak.

"Warga belum berani kembali ke rumahnya. Saat ini warga masih trauma,"
jelas Koordinator Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung,
Dadang Wahidin, kepada detikbandung via ponsel, Sabtu (5/9/2009).

Traumatik yang melanda warga Pangalengan, kata Dadang, sewajarnya
patut dipahami. Kecemasan serta labilnya kejiwaan perlu segera
dipulihkan pasca bencana alam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dadang, kondisi tersebut diperparah dengan isu gempa susulan
sejak kemarin. Alhasil, warga memilih berdiam diri bersama keluarga di
tenda-tenda darurat.

"Kemarin adanya isu gempa susulan membuat warga Pangalengan panik. Itu
pula yang menambah beban pikiran dan trauma ke warga," terang Dadang.


(bbp/dip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads