Dari 137 gardu tersebut, 77 gardu di wilayah APJ Majalaya, 3 gardu di APJ Cianjur, dan 57 di APJ Tasikmalaya. Namun lokasi yang terkena dampak gempa terdapat empat lokasi yaitu Tasikmalaya Garut, Majalaya termasuk Pangalengan, Cianjur dan Sukabumi.
Menurut Staff Deputi Manager Komunikasi PLN Agus Yuswanta untuk 77 gardu di Pangalengan ada komponen yang rusak karena gardu jatuh, di Cianjur sebanyak 5 tiang, empat gawang dan tiga gardu yang tertimbun di Kampung Rawa Hideung, Kampung Joglo, dan Kampung Caringin tertimbun longsor setinggi 20 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Agus, belum tercacat kerugian yang dialami PLN karena masih melakukan survey kerusakan
Agus memperkirakan paling lambat malam ini kondisi sudah bisa kembali normal. "Hari ini mulai dibenahi lagi. Kalau yang tertimbun longsor memang agak susah namun kita perbaiki satu per satu dengan kondisi material yang ada," ujarnya saat ditemui di Gedung PLN Jalan Cikapundung, Kamis (3/9/2009).
Pada saat kejadian menurut Agus secara otomatis PLN memadamkan listrik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk mempercepat normalnya jaringan yang terganggu, sebanyak 944 personel pos jaga PLN diterjunkan di lima pos. "Untuk memudahkan pengoperasian tekhnis dan non tekhnis serta antisipasi bahaya akibat lisrik kita bagi dalam lima posko," kata Agus.
PLN juga sudah mempersiapkan sebanyak 107 genset dengan kapasitas 1-250 KVA yang disediakan di posko-posko agar tetap ada kehidupan meskipun gelap. "Dipriorotasan untuk posko PLN, rumah sakit, dan posko pengungsian," tambah Agus.
(ema/ern)










































