Menurut Wakil Ketua Badan Perwakilan Desa Cikangkareng Sunaryo pihaknya telah beberapa kali mengimbau warga yang menyemut di area longsor untuk bubar. Namun, warga mengindahkan imbauan tersebut.
Jalur menuju lokasi longsor yang terbilang sempit dan berbatu, makin menyempit ketika warga yang datang menyaksikan longsor memarkirkan kendaraannya di tepian jalan. Akibatnya, alat berat yang rencanannya untuk mengangkut longsoran batu sulit untuk menembus warga yang menyemut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pantauan detikbandung, proses evakuasi hingga saat ini masih dilakukan dengan cara manual dan melibatkan Polri, TNI, dan juga warga. Dari 14 korban tewas tertimbun longsor yang berhasil ditemukan, dua korban belum diambil pihak keluarga.
(ahy/ern)










































