Menurut Joko Budijoto, pedagang perlengkapan alat salat, dirinya tidak khawatir akan terjadi gempa susulan namun khawatir pengunjung sepi.
"Kalau kerugian barang tidak ada tapi karena biasanya tutup jam setengah delapan malam, kemarin jam empat sore sudah tutup," ungkap Budi di lapaknya, Kamis (3/9/2009). Meski tidak ada barang yang hilang, diakui Budi pendapatan turun sampai 15 persen.
Sementara Deputi Center Manajer Pasar Baru Albert Gowadi mengatakan pihaknya memastikan bahwa pasar baru aman. "Kita pastikan aman tidak ada kerusakan yang pasti hanya ada sedikit keretakan namun hanya sampai pengelupasan cat tembok," ujar Albert.
Albert juga mengatakan tidak ada penambahan personel apapun. Hanya saja setiap tangga darurat dipastikan aman dan siap dipergunakan jika terjadi gempa susulan.
Untuk total kerugian, pihaknya belum bisa memastikan karena menunggu ahli kontruksi untuk melihat kondisi gedung.
Pantaun detikbandung, sampai pukul 10.00 WIB masih ada beberapa kios di Pasar Baru yang tutup dan para pegawainya masih duduk-duduk di luar gedung.
Menurut Susi, salah seorang pegawai, pemilik toko belum datang dan dirinya belum mendapatkan izin untuk membuka toko.
(ema/lom)











































