Penghuni Rusunawa Cingised Terpaksa Kemping di Lapangan

Gempa 7,3 SR

Penghuni Rusunawa Cingised Terpaksa Kemping di Lapangan

- detikNews
Kamis, 03 Sep 2009 00:37 WIB
Penghuni Rusunawa Cingised Terpaksa Kemping di Lapangan
Bandung - Ratusan penghuni rumah susun sewa (rusunawa) Cingised di Kelurahan Cisaranten Kecamatan Arcamanik, Kamis (3/9/2009) dini hari, terpaksa tidur di tenda darurat dan mengungsi ke rumah kerabatnya. Akibat gempa yang terjadi siang tadi, bangunan rusunawa retak parah dan seorang anak perempuan luka di bagian kepalanya.

Meski angin cukup besar dan hawa dingin menusuk kulit, sekitar pukul 23.00 WIB, puluhan warga terlihat berkumpul di tengah lapangan yang sekelilingnya ada lima blok bangunan rusunawa. Setiap blok terdiri dari empat lantai. Baru blok 1 dan 2 yang sudah dihuni dengan jumlah KK sekitar 180 keluarga.

Dari pantauan detikbandung, di lapangan berdiri dua tenda pleton besar berwarna hijau. Namun sebagian warga masih belum masuk ke dalam tenda, merekaย  memilih berkumpul di sekitar tenda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami semua takut untuk masuk kembali ke rumah, jadi mending tidur di tenda. Sebagian tetangga lainnya ada yang mengungsi ke rumah kerabatnya," ujar Tita Kusniawati (28), warga Blok 1 yang rumahnya berada di lantai 4.

Saat gempa terjadi, Tita mengaku sedang memasak. Dia langsung menggendong anaknya yg sedang bermain dan langsung turun menuju tangga.

"Tapi susah sekali menuju tangga, badan ini kaya diombang ambing. Dari mulai gempa hingga selesai saya baru sampai tangga menuju lantai 2," ujarnya yang mengaku trauma.

Sementara itu Firly Okta Mardiana (12), putri kedua Dadi Hendrawan (41), saat kejadian dia tengah terlelap tidur di kamarnya. Rumah Dadi berada di lantai 4 blok 2.

"Saya dibangunin bapak pas gempa, trus diajak turun. Baru aja mau ke tangga ke lantai tiga, ada bata yang ambruk dari atas dan kena kepala saya," ujarnya.

Akibatnya kepala bagian sebelah kanan Firly terpaksa dijahit dua jahitan. "Sampai sekarang masih kerasa nyut-nyutan," katanya.
(ern/ahy)


Berita Terkait