Terdapat sebelas ruangan yang rusak parah di antaranya milik Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK). Saat gempa terjadi, terdapat sekitar 500 mahasiswa yang sedang kuliah.
Menurut Satpam FPOK Dadang (31) mengatakan, saat kejadian sekitar 500 orang mahasiswa langsung langsung berlarian keluar gedung. Meskipun ada lift namun mereka memilih menggunakan tangga. "Mungkin karena takut macet, jadi mereka memilih untuk lewat tangga," kata Dadang kepada wartawan saat ditemui di UPI Bandung, Rabu (02/09/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ruangan tersebut terlihat kursi-kursi berserakan karena tertindih enternit, terlihat juga genteng-genteng yang berserakan di atas atap sehingga terlihat berlubang. Beberapa kaca meja Dosen pun terlihat pecah-pecah.
Tidak hanya gedung FPOK, Gedung Perpustakaan UPI dan UPINET juga mengalami kerusakan serupa. Di gedung tersebut terdapat sekitar 500 mahasiswa yang sedang berada di Perpustakaan, dan 800 mahasiswa yang berada di UPINET.
UPINET yang biasanya tutup hingga pukul 17.00 WIB, sesaat setelah gempa langsug ditutup. Bahkan menurut salah satu satpam, Tiar (28) kemungkinan besar besok UPINET tidak akan buka. "Besok tidak akan buka dulu karena takut ada yang roboh, tadi saya lihat ada dinding yang miring," ujar Tiar. (avi/lom)










































