Menurut Kepala Keamanan FPBS Onda (47) mahasiswa tersebut meloncat karena panik. "Dia bukan jatuh karena tertimpa sesuatu dari runtuhan, tapi meloncat karena panik," kata Onda kepada wartawan saat ditemui di UPI, Jalan Setiabudi Bandung, Rabu (02/09/2009).
Saat ini mahasiswa tersebut sudah dilarikan ke Rumah Sakit Advent.
Pantauan detikbandung, terlihat puluhan kaca pecah dan ruang kelas rusak akibat atap atau eternit yang ambruk di ruang kelas yang berada di lantai empat.
Sementara itu di Gedung Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, salah seorang Dosen Asko (34) menuturkan saat terjadi gempa, sekitar 500 mahasiswa yang sedang kuliah langsung berhamburan keluar. "Mereka panik dan ketakutan, berhamburan keluar, mereka tambah panik saat melihat kaca di ruangan tersebut pecah," kata Asko.
Bahkan menurutnya pada saat kejadian, ada seorang pegawai yang sedang beres-beres terkena pecahan kaca, sehingga mendapat luka ringan. (avi/ema)











































