Saat ditemui di lokasi, Aam masih dalam keadaan shock. Ia mengaku lemas dan bingung.
Pada saat kejadian, Aam menuturkan dirinya sedang bersantai di rumah. Pertama kali ia melihat api dari rumah yang berbatasan dengan Asep Suhara (45).
"Saya lihat ada kepulan asap dari sela-sela dinding, maklum dindingnya dari tiplek. Pas lihat ada asap saya langsung lari keluar, rupanya api sudah besar, Tidak tahu dari apa penyebab api itu," ujar Aam.
Tidak berapa lama Damkar pun datang tapi ketika api sudah besar dan menjalar. "Saya itu bingung, tidak tahu mau berbuat apa waktu itu. Saya cuma teriak-teriak saja, sedangkan waktu pemadam datang, api sudah merembet kemana-mana dan sudah besar," ungkapnya.
Di tengah kebingungannya Aam hanya menyelamatkan handphone. "Saya cuma nyelamatkan hape saja, yang lain semua habis, itu juga menyuruh orang tidak
tahu siapa," jelasnya bingung. (ema/ern)











































