Gubernur Kagetkan Warga Babakan Ciamis

Gubernur Kagetkan Warga Babakan Ciamis

- detikNews
Selasa, 01 Sep 2009 10:37 WIB
Gubernur Kagetkan Warga Babakan Ciamis
Bandung - Senin malam (31/8/2009), warga RT 01 RW 01 Kelurahan Babakan Ciamis Kecamatan Sumur Bandung terkaget-kaget, saat orang nomor satu di Jabar, Ahmad Heryawan mendatangi masjid warga untuk ikut shalat tarawih berjamaah.

Dari rilis yang diterima detikbandung, saat adzan Isya berkumandang secara spontanitas Heryawan bergegas menyusuri gang di belakang rumah dinasnya. Tanpa protokoler, hanya diikuti beberapa timnya ia ikut shalat Isya dan tarawiih berjamaah di masjid jami Al Khoir RW 01 RT 01 Kelurahan Babakan Ciamis Kecamatan Sumur Bandung.

Masjid dengan ukuran sekitar 8x5 meter persegi ini nampak bersih dan rapi. Lokasi tepat di belakang rumah dinas gubernur Jawa Barat gedung Pakuan. Warga sekitar sering menyebut masjid ini berlokasi di gang Rumah Sakit Mata, kerena letaknya dekat dengan RS Mata Coicendo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heryawan mengenakan baju koko warna putih dan berpeci langsung disambut Ketua RW 01 Iwan Hadi. Sepanjang gang tak henti-hentinya warga berebut ingin bersalaman dengan Heryawan. Dengan ramah dan bersemangat Heryawan menyapa dan memberikan salam kepada warga yang dilaluinya sesekali ia mengajak beberapa remaja yang sedang nongkrong untuk berangkat Tarawih.

"Assalamu’alaikum, Ayo Tarawih!" ajaknya.

Jamaah masjid Al Khair sebagian terkejut bahagia karena masjidnya dikunjungi gubernur. Sesampai di masjid Heryawan segera berbaur bersama sekitar lima puluh jamaah lainnya. Setelah menunaikan shalat sunnah Heryawan didaulat menjadi imam shalat Isya’dan ceramah Tarawih.

"Seumur hidup saya disini, baru kali ini ada seorang gubernur yang mau shalat di masjid ini," ungkap bahagia Imam Masjid H Dudung seraya menjabat erat tangan Heryawan.

Dalam ceramahnya Heryawan menyampaikan motivasi untuk meningkatkan amal shaleh di bulan Ramadhan. Ia berpesan agar semakin hari semakin semangat beribadah, karena pada bulan Ramadan setan dibelengggu, pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Jangan sampai semakin habis Ramadan semakin menurun semangat ibadahnya. (ern/ern)


Berita Terkait