Dalam aksinya mereka mengingatkan anggota dewan yang sedang dilantik agar tidak aji mumpung selama menjabat sebagai anggota dewan periode 2009-2011.
Massa datang sekitar pukul 10.00 WIB dengan melakukan long march dari Masjid Al-Ukhuwah menuju lokasi demo di Jalan Asia Afrika. Awalnya massa hendak merangsek menuju Gedung Merdeka namun terhalang pagar betis kepolisian tepat di depan Hotel Preanger. Massa pun akhirnya melakukan aksi orasinya di tempat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, mereka menilai anggota dewan sebelumnya tidak berpihak pada kepentingan publik. "Perda tidak punya landasan yang jelas dan malah dijadikan praktik yang menguntungkan salah satu pihak saja," seru orator tersebut.
Bahkan, imbuhnya, jangan sampai membuat Perda atas dasar golongan tertentu dan bukan berpihak pada rakyat.
Orator juga mengingatkan kembali kasus dugaan ijazah palsu salah seorang anggota dewan terpilih dari dapil 11 yakni Memo Hermawan, yang juga mantan bupati Garut.
"Sudah bertahun-tahun mengendap di Polda dan Kejati tapi tidak juga ada kejelasan dari kasus tersebut," serunya.
Beberapa spanduk juga tampak menghiasi aksi demonstrasi, antara lain bertuliskan 'DPR Jangan Dijadikan Ajang Jual Beli Undang-undang', atau 'Wakil Rakyat Bukan Sewa Proyek'.
Aksi tidak berlangsung ricuh meski jarak antara demonstran dan pagar betis kepolisian hanya sejengkal.
(ema/ern)











































