"Kalau bulan puasa seperti ini rata-rata naik 20 persen, itu biasanya ada penimbunan atau karena ada kenaikan dari pemerintah," ujar Yudi yang ditemui di Pasar Cihaurgeulis Jalan Surapati, Sabtu (29/8/2009).
Menurutnya para pedagang eceran saat ini membeli dalam jumlah banyak karena khawatir harga gula kembali naik mendekati lebaran. "Biasanya mereka membeli sekitar 2 sampai 3 karung, pada bulan puasa bisa membeli 5 sampai 10 karung kalau punya uang," jelasnya. Satu karung berisi 50 kilogram gula dengan harga saat ini Rp 460 ribu dari harga sebelumnya Rp 390 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang gula rafinasi itu harganya lebih murah tapi meskipun impor, kualitasnya kurang bagus dibandingkan yang lokal, seharusnya tidak boleh diperjualbelikan untuk diecer tapi sampai sekarang masih ada yang suka jual karena lemahnya pengawasan," tambahnya.
Sementara itu harga terigu dan minyak curah masih normal. "Paling terigu dan minyak naik sekitar H-10, biasanya diburu oleh para pembuat kue," terangnya.
(tya/tya)










































