Hal itu diungkapkan Anang Sutono, Pembantu Ketua Bidang Administrasi dan Umum STPB dalam jumpa pers di STPB Jalan Setiabudhi, Jumat (28/8/2009).
Menurut Anang, setiap tahunnya STPB meluluskan 600 mahasiswa dan sebesar 37,5 persen terserap bekerja di luar negeri, sedangkan sisanya dalam negeri. Anang pun mengklaim bahwa lulusan STPB zero unemploymen atau tidak menganggur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini, dikatakan Anang merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari program Prodec (Profesional Development Center). Dimana Prodek memiliki sebuah program lowongan kerja dari hotel-hotel yang tercantum secara online. Mahasiswa pun bisa secara langsung melamar secara online.
Β
"Jadi kebanyakan pemilik hotel lebih memilih mengumumkan lowongan melalui Prodec dibandingkan melalui koran karena sasaran lebih tepat," ujarnya.
Bahkan, diakui Anang kebutuhan hotel tidak bisa tercukupi oleh STPB sehingga pihaknya mengajak akademi pariwisata lainnya untuk bekerjasama.
"Dengan syarat memenuhi standar dan kriteria STPB dan melakukan magang dulu di STPB," jelasnya.
Prodec, lanjut Anang merupakan salah satu indikator yang membuat STPB akhirnya mendapatkan sertifikat internasional.
(ema/ern)











































