Dinas Koperasi Akan Gelar Sidak Jelang Lebaran

Dinas Koperasi Akan Gelar Sidak Jelang Lebaran

- detikNews
Jumat, 28 Agu 2009 11:02 WIB
Bandung - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung akan melakukan sidak sembako dan produk makanan dan minuman menjelang lebaran ke pasar-pasar tradisional, hypermart dan pengusaha.

Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari kemungkinan bahaya produk yang merugikan.

"Kewajiban kita membina, mengendalikan, dan mengawasi kegiatan ekonomi pelaku usaha. Jangan sampai barang dan atau jasa yang diperdagangkan merugikan apalagi membahayakan keselamatan konsumen," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Nana Supriatna dalam rilis yang diterima detikbandung, Jumat (28/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sidak ini, ujar Nana, sebagai upaya monitoring barang-barang langsung secara visual, kasat mata bahwa barang itu tidak diperbolehkan diperdagangkan.

"Barang-barang jika diduga mengandung unsur berbahaya apakah formalin, kaolin ataupun borax, kami akan mengkajinya dahulu di laboratorium," kata Nana.

Nana melarang kepada setiap pelaku usaha untuk memperdagangkan barang yang rusak, cacat, tercemar, tanpa memberikan informasi lengkap dan benar. Pelaku usaha juga dilarang memperdagangkan barang yang sudah kadaluarsa dan wajib menariknya dari peredaran.

Nana mencontohkan perdagangan parsel, pelaku usaha wajib mencantumkan label nama dan alamat pengusaha. Ini sebagai upaya perlindungan konsumen, jangan sampai
menerima sebagian isi parsel kemasannya sudah rusak atau kadaluwarsa.

"Kalau dimakan atau diminum sakit perut biasa mungkin tidak masalah, tapi yang dikhawatirkan kalau sudah mengandung racun dan membahayakaqn jiwa," ujarnya.

Lebih lanjut Nana mengatakan konsumen juga harus waspada terhadap barang impor. "Masyarakat harus teliti sebelum membeli. Periksa keutuhan kemasan maupun masa kadaluwarsanya," tuturnya.

Namun Nana belum menyebutkan kapan tepatnya sidak akan dilaksanakan. Saat ini pihaknya baru akan melaporkan rencana sidak ini ke Wali Kota Bandung Dada Rosada dan Sekretaris Daerah (Sekda), Edi Siswadi.

(avi/ema)


Berita Terkait