"Untuk paket pada tahun ini diprediksi naik sampai tiga puluh persen dan tarif kiriman paket sendiri tidak akan naik. Semua barang bisa dipaketkan seperti
tas, kotak, kardus, dan lainnya (barang-barang yang biasa di bawa mudik) kecuali sepeda motor. Kita akan mengadakan layanan I-Mobile untuk di terminal-terminal, sentra-sentra industri berupa bus keliling," ucap Joesman saat di jumpai di kantornya jalan Anggrek kamis (27/8).
Menurut Joesman sejak tahun lalu, PT Pos memberikan pelayanan dengan program 'Mudik Bebas Repot', sedangkan untuk Jakarta nama programnya 'Ingat Lebaran Ingat Kantor Pos'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncak pengiriman paket, ujar Joesman biasa terjadi pada sepuluh hari menjelang lebaran. "Untuk persiapan kita sudah siapkan Armada sendiri seperti tahun-tahun lalu. Per jalur kita bisa tambahkan 1-3 unit Truk, apa bila ada kenaikan pengiriman lebih banyak lagi," tuturnya.
(ema/ern)










































