PMI Kota Bandung mengaku persediaan labu darah pada Ramadan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Untuk menjaga ketersediaan darah sampai Lebaran nanti, PMI akan menjemput bola pada lembaga atau institusi non muslim.
Hal tersebut dijelaskan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung Chairul Amri di ruang kerjanya. "Tahun lalu labu darah mencapai 2.800 yang cukup sebelum hingga H+10 lebaran, sekarang mengalami penurunan hanya 2.200," ujar Chairul.
Untuk menambah labu darah, ujar Chairul, pihaknya menyusun strategi untuk mencari penyumbang darah dari sejumlah tempat dengan mengerahkan 4 unit mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ke tempat-tempat non muslim, PMI juga akan menjemput bola ke masjid-masjid usai ibadah tarawih. "Diharapkan, penyumbang darah dari orang muslim bisa menyumbang setelah buka atau sebelum sahur karena kita buka 24 jam," paparnya.
PMI yang mendistribusikan darah ke 70 rumah sakit di Bandung dan sekitarnya ini juga mengharapakan pihak rumah sakit bisa menunda operasi yang bisa dilakukan setelah Lebaran. "Kecuali untuk korban kecelakan harus dilakukan," ujarnya.
Chairul pun berharap keluarga pasien yang mengambil darah juga bisa turut menumbang darah untuk menjaga persediaan.
Ditambahkannya, per harinya PMI Kota Bandung jumlah labu darah yang keluar variatif, tergantung permintaan. "Bisa 100 labu atau 250 labu, karena permintaan yang tidak stabil membuat PMI harus mencari para penyumbang darah," ujarnya. (ema/ema)










































