Dua dari tujuh pencuri ini tak kehabisan akal saat niatnya menguras barang berharga tak kesampaian. Alhasil, mereka menggondol 16 buah daun pintu di tiga rumah berbeda di Komplek Taman Sakura Indah yang sedang ditinggal penghuninya.
Para pengangguran ini beraksi selang-seling. Mereka mengaku sudah melakukan hal serupa lebih dari tiga kali. Setelah lama menjadi incaran, jajaran Polsek Babakan Ciparay berhasil menangkap dua dari tujuh pelaku di kawasan Sukahaji, Bandung, Rabu (19/8/2009) malam.
Keduanya ialah Asep Supriatna (48) dan Wahyu (30). "Mereka mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi," ujar Kapolsek Babakan Ciparay AKP Eko Waluyo Listiono, Kamis (20/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Waktu mencuri di tiga rumah itu tidak ditemukan barang yang diincarnya. Lalu, sasaran mereka mencuri daun pintu di dalam rumah. Yang diambil dari tiga rumah itu totalnya ada 16 buah daun pintu," jelasnya.
Dengan bermodalkan linggis dan becak untuk mengangkut hasil jarahannya, komplotan spesialis rumah kosong ini tak hanya mengambil daun pintu. Mereka menggasak juga mie instan, selimut dan alat penanak nasi elektrik.
Kepada polisi, keduanya mengaku alasan mencuri daun pintu karena tidak ribet untuk menjualnya. "Mereka mengaku kalau pintu cepat laku terjual. Selain itu, pintu juga lebih mudah dibongkarnya," terang Eko.
Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa 12 buah daun pintu yang belum terjual, satu unit penanak nasi elektrik dan satu unit televisi 14 inchi yang belum sempat dijual.
Keduanya dijerat Pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun."Sementara lima orang lainnya sudah ditetapkan jadi DPO," ujar Eko.
(bbp/ema)











































