"Yang harus diantisipasi pada bulan puasa itu seperti balap liar, curanmor, miras, dan petasan. Tentunya juga harus tetap waspadai ancaman teror," katanya ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (13/8/2009).
Menurutnya Babinkamtibmas adalah polisi yang paling dekat dengan masyarakat, karena bersentuhan langsung. "Jadi kalau ada sesuatu terjadi di tengah masyarakat, mereka harus tahu pertama kali," ujar Dofiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Dofiri juga mengatakan aksi curanmor biasanya sering terjadi pada bulan puasa, terutama di pusat-pusat keramaian. "Biasanya kan kalau pas bulan puasa, pusat keramaian seringkali lebih banyak orang di sana," tuturnya.
Ditanya soal tempat hibutan malam, Dofiri menyatakan menunggu kebijakan Pemkot Bandung apakah ada imbauan meliburkan atau tidak. "Kita sih siap saja," katanya.
Soal petasan, Dofiri menyatakan tak perlu was-was karena razia petasan makin digencarkan. "Sebelum masuk Kota Bandung juga sudah kita razia," katanya.
(ern/ern)











































