S Menderita Komplikasi dan Gizi Buruk

Balita Suspect Flu Babi Meninggal

S Menderita Komplikasi dan Gizi Buruk

- detikNews
Selasa, 11 Agu 2009 16:55 WIB
S Menderita Komplikasi dan Gizi Buruk
Bandung - Selain disebabkan komplikasi penyakit yang mengakibatkan syok, parahnya kondisi S didukung gizi buruk yang dideritanya. Untuk kisaran usia 4 tahun, berat S yang hanya 11 kilogram dinilai tidak sesuai.

Hal tersebut diungkapkan dr Dadang Hudaya, Bagian Ilmu Kesehatan Anak, yang merawat S selama dirawat di RS Hermina.

"Sewaktu di Hermina ditimbang beratnya hanya 11 kilogram, itu kan kecil untuk usia segitu. Bisa dibilang gizi buruk," ujar Dadang kepada wartawan saat konfernsi pers di RSHS, Jalan Pasteur, Selasa (11/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Dadang, pada saat masuk ke RS Hermina Jumat,(7/8/2009) dini hari, kondisi S sudah memburuk. "Keadaan masih sadar, tapi gelisah, dan menangis. Nafas cepat, denyut cepat, juga pucat," tutur Dadang.

Dengan keterangan radang paru-paru, Dadang pun melakukan foto rongent pada paru-paru S. "Ketika melihat hasil foto ulang dengan foto sebelumnya dari rumah sakit sebelumnya hasilnya jauh memburuk," jelasnya.

Karena melihat hasil foto rongent dan kondisi yang semakin memburuk, Dadang mengaku baru terpikir akan kemungkinan S terkena virus H5N1 atau flu burung.

"Waktu itu belum terpikir sampai kesana (suspect-red). Tapi melihat kondisi menurun yang progresif baru dirujuk ke RSHS. Meskipun tidak ada kontak dengan unggas," paparnya.

S, yang dinyatakan pihak RSHS sebagai suspect virus H1N1 atau flu babi ini, Senin (10/8/2009) meninggal dunia pukul 19.00 WIB. Ketika dibawa ke kamar mayat RSHS, jenazah S dimasukan ke dalam dengan kantong jenazah dan tubuhnya telah dilapisi formalin.

(tya/ema)


Berita Terkait