Petasan Dilarang, Omset Penjual Kembang Api Merosot

Petasan Dilarang, Omset Penjual Kembang Api Merosot

- detikNews
Senin, 10 Agu 2009 14:20 WIB
Petasan Dilarang, Omset Penjual Kembang Api Merosot
Bandung - Sejak dilarangnya penjualan petasan, sejumlah penjual kembang api di Bandung mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup drastis. Namun begitu, mereka pun tidak berani berjualan petasan lagi.

Seperti penuturan Wahyu (21), pedagang kembang api yang berjualan di Jalan Ibrahim Adjie. Ia mengaku pendapatannya menurun sampai 50 persen sejak diberlakukannya peraturan yang melarang penjualan petasan.

"Kalau mau jujur sih harus diakui semenjak dilarang berjualan petasan, omset lumayan turun. Soalnya sejak dulu memang keuntungan dari petasanlah yang
lebih besar ketimbang kembang api," tutur Wahyu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendapat senada disampaikan oleh Amin (24). "Pastinya ada penurunan lah dibandingkan sebelum petasan dilarang," ujar Amin.

Sama halnya dengan Wahyu, Amin juga mengaku omset penjualannya turun sampai setengahnya. "Sekitar separuhnya lah, memang cukup terasa penurunannya," ujar Amin.

Amin menambahkan, sekalipun penjualan petasan sudah dilarang pemerintah, sebagian warga Bandung masih banyak yang mencari petasan ke lapak-lapak penjaja
kembang api.

"Dari hari pertama buka yang paling banyak ditanyain malah petasan, bahkan sampai ada yang mau pesan segala. Padahal kita sudah tidak jualan petasan lagi," tutur Amin.

Meski begitu Amin menuturkan dia dan penjual lainnya tidak berani berjualan petasan lagi. Mereka memilih mendapat penghasilan seadanya dari berjualan kembang api.

"Yah, mau gimana lagi harus diterima dan dicukup-cukupin buat hidup. Soalnya kalau nekad jualan nanti malah kena aparat dan enggak boleh jualan lagi," tutur
Amin.
(dip/ema)


Berita Terkait