Order pemesanan produk rajutan untuk kebutuhan di bulan Ramadhan dan lebaran tahun ini, sudah terasa sebulan lalu di sentra rajutan Binong Jati, Bandung. Para perajin pun giat memproduksi produk rajutan untuk busana fesyen dan muslim. Seharinya omzet yang diraih mencapai 1 miliar rupiah.
Hal tersebut dikatakan Ketua Koperasi Industri Rajutan Binong Jati (Kirbi), Suhaya Wondo, saat dihubungi detikbandung melalui ponselnya, Minggu (9/8/2009).
"Pemesanan datang dari luar kota. Seperti Jakarta, Surabaya dan Padang. Untuk kebutuhan di bulan Ramadhan dan lebaran kali ini, selain memproduksi produk busana fesyen, para perajin pun membuat pesanan busanan muslim dan kerdudung," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati mesti bersaing dengan produk yang terbuat dari bahan kain, produk berbahan benang rajut ini optimis memiliki pangsa pasarnya. "Sudah sebulan sebelum Ramadahan, para perajin giat memproduksi untuk pemesanan di Pasar Tanah Abang Jakarta dan Pasar Turi Surabaya. Omzet per hari dari seluruh perajin di Binong Jati mencapai satu miliar rupiah," ujar Wondo.
Dia menambahkan, sejauh ini bahan baku untuk memproduksi tidak mengalami kendala. Namun begitu, kata Wondo, pihaknya mengakui pemesanan di saat Ramadhan dan lebaran tahun ini tidak terlalu tinggi.
"Yang pasti order pemesanan terus ada dan kita mampu memproduksinya," terang Wondo.
(bbp/bbp)











































