Jalur Nagreg Tak Ada Lampu, Obor pun Jadi

Jalur Nagreg Tak Ada Lampu, Obor pun Jadi

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2009 16:47 WIB
Jalur Nagreg Tak Ada Lampu, Obor pun Jadi
Bandung -

Jalur alternatif Nagreg yang selalu ramai di musim libur dan mudik menjadi perhatian Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo. Penerangan yang selalu menjadi kendala di sana akan disiasati dengan menggunakan obor sebagai penerang jalur.

Hal itu disampaikan Timur kepada wartawan di ruang kerjanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (7/8/2009). Kapolda menuturkan perlau adanya perhatian penerangan di jalur Nagreg yang setiap tahunnya tak kunjung rampung.

"Kami telah mengkoordinasikannya dengan pemda dan dinas terkait. Kalau sampai waktunya nanti lampu-lampu itu belum ada, kita pakai cara lain. Kalau perlu pasang obor di sepanjang jalan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, jalur alternatif yang harus mendapatkan perhatian tersebut diantaranya, jalur yang melintasi Sumedang, Wado, Malangbong, Rancaekek, Cijapati dan Ciamis.

"Jalur alternatif itu harus segera diantisipasi karena Nagreg yang penataannya belum tuntas sampai sekarang bakal menjadi salah satu pusat kemacetan pada musim mudik nanti," ujar Kapolda.

Selain Nagreg, ada dua pusat kemacetan lain di Jabar yang harus menjadi perhatian pada Operasi Ketupat Lodaya 2009 nanti. Titik pertama ialah pintu tol Cikampek.

"Kalau di sana padat, kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif salah satunya ke jalur alternatif Arteri," kata Timur.

Jalur kedua yang rawan macet ialah Losari. "Kami berharap, nanti tol Kanci-Pejagan sudah bisa dipakai. Sebelumnya kami akan lakukan uji coba dulu berkoordinasi dengan Dirjen PU. Jika tol itu sudah bisa beroperasi, akan mengurangi beban kendaraan di Losari," ujar Timur.Jalur Nagreg Tak Ada Lampu, Obor pun Jadi

Jalur alternatif Nagreg yang selalu ramai di musim libur dan mudik menjadi perhatian Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo. Penerangan yang selalu menjadi kendala di sana akan disiasati dengan menggunakan obor sebagai penerang jalur.

Hal itu disampaikan Timur kepada wartawan di ruang kerjanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (7/8/2009). Kapolda menuturkan perlau adanya perhatian penerangan di jalur Nagreg yang setiap tahunnya tak kunjung rampung.

"Kami telah mengkoordinasikannya dengan pemda dan dinas terkait. Kalau sampai waktunya nanti lampu-lampu itu belum ada, kita pakai cara lain. Kalau perlu pasang obor di sepanjang jalan," katanya.

Ia menambahkan, jalur alternatif yang harus mendapatkan perhatian tersebut diantaranya, jalur yang melintasi Sumedang, Wado, Malangbong, Rancaekek, Cijapati dan Ciamis.

"Jalur alternatif itu harus segera diantisipasi karena Nagreg yang penataannya belum tuntas sampai sekarang bakal menjadi salah satu pusat kemacetan pada musim mudik nanti," ujar Kapolda.

Selain Nagreg, ada dua pusat kemacetan lain di Jabar yang harus menjadi perhatian pada Operasi Ketupat Lodaya 2009 nanti. Titik pertama ialah pintu tol Cikampek.

"Kalau di sana padat, kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif salah satunya ke jalur alternatif Arteri," kata Timur.

Jalur kedua yang rawan macet ialah Losari. "Kami berharap, nanti tol Kanci-Pejagan sudah bisa dipakai. Sebelumnya kami akan lakukan uji coba dulu berkoordinasi dengan Dirjen PU. Jika tol itu sudah bisa beroperasi, akan mengurangi beban kendaraan di Losari," ujar Timur.

(bbp/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini