Masker Tergantung Pihak Sekolah dan Ortu Siswa

Ratusan Siswa SMP 52 Flu dan Demam

Masker Tergantung Pihak Sekolah dan Ortu Siswa

Andri Haryanto - detikNews
Kamis, 06 Agu 2009 17:03 WIB
Masker Tergantung Pihak Sekolah dan Ortu Siswa
Bandung -

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Oji Mahroji menyatakan pengadaan masker di SMNPN 52 tergantung kesepakatan dari pihak sekolah dan orangtua siswa. Itupun jika pihak sekolah memerlukannya bila dianggap mendesak.

"Kalau memang dianggap perlu, sekolah diminta membicarakannya kepada orangtua siswa," kata Oji saat dihubungi via ponsel, Kamis (6/8/2009).

Oji menambahkan, imbauan penggunaan masker kepada siswa dan guru sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Disdik sudah melakukan imbauan lewat surat edaran dan sms ke kepala sekolah langsung dalam penanganannya," jelasnya.

Imbauan tersebut,kata Oji,berisikan agar pihak sekolah memulangkan siswa ke orangtuanya yang terlihat sakit flu ataupun demam.

"Sekolah juga bisa merujuk siswanya langsung ke rumah sakit jika dianggap mendadak atau mendesak," jelasnya.

Oji mengimbau pihak sekolah diminta untuk mensosialisasikan pola hidup bersih dan menjaga kesehatan bagi para siswa agar terhindar dari terjangkitnya flu.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMPN 52 Bandung Tata Santa sempat mengeluhkan keterbatasan masker terkait temuan ratusan siswanya yang terjangkit flu dan demam pada pekan ini.

Pihak sekolah tersebut berupaya untuk memberikan masker kepada seluruh warga SMPN 52 untuk menghindari penyebaran flu di lingkungan sekolah. Namun, sekolah mengaku keterbatasan jumlah masker yang tidak memungkinkan dipakai seluruh siswa dan juga guru.

Senin (3/8/2009), sebanyak 143 siswa SMPN 52 Bandung absen dari kegiatan belajar karena dilaporkan menderita flu dan demam. Namun kondisi tersebut berangsur-angsur membaik. Hingga hari ini, Kamis (6/8/2009), sebanyak 89 siswa SMPN 52 absen.

Sementara itu, posko kesehatan dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Ciumbuleuit disiagakan untuk memeriksakan siswa yang memiliki gejala flu.

(ahy/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads