Pasca meninggalnya penyanyi jenaka Mbah Surip, pedagang poster di Jalan Dewi Sartika, Bandung, kecipratan untung. Lonjakan pembeli poster pelantun 'Tak Gendong' itu meningkat pesat. Sehari 400 lembar poster yang menampilkan pose Mbah Surip saat tertawa berhasil terjual
Seperti dialami Dahlan (45) yang saban hari membuka lapak di sekitar Jalan Dewi Sartika. Menurutnya, setelah penyanyi fenomenal tersebut meninggal, pembeli poster tak kunjung henti.
"Kalau sebelum meninggal, poster Mbah Surip paling laku satu hingga dua lembar. Setelah meninggal, poster laku keras. Sehari bisa 400 poster terjual," kata Dahlan kepada detikbandung, Kamis (6/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu posternya dijual Rp 5 ribu," kata Dahlan.
Dia menambahkan, para konsumen yang mengandrungi Mbah Surip itu berbagai kalangan. Tidak berasal dari komunitas reggae saja. "Anak muda yang banyak belinya," ungkapnya.
Berbeda dengan penjual poster di salah satu toko di kawasan Jalan Dewi Sartika. Justru barang dagangan yang menampilkan wajah Mbah Surip kurang laris.
"Paling cuma dua hingga tiga lembar poster saja. Itu pun setelah Mbah Surip meninggal. Kalau sebelumnya sepi," jelas penjaga toko itu yang bernama Irma (17). (bbp/ern)











































