Deputi Eksekutif B_Trust Yuyu Komariah menuturkan tujuan acara ini untuk mensosialisasikan diseminasi Pemilu dan pendidikan pemilih bagi kelompok marjinal dan lansia. Hal tersebut sudah dilakukan selama 5 bulan di 4 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Diseminasi ini diikuti sekitar 13 ribu orang lebih kaum lansia dan difabel.
"Sejak Maret hingga Juli kami telah melakukan diseminasi di Kabupaten Subang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya dan Kota Bandung. Kami sengaja memilih daerah daerah tersebut karena memiliki jumlah lansia dan difabel terbanyak di Jabar," tutur Yuyu dalam sambutannya di acara yang digelar di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Selasa (5/8/2009).
Yuyu menambahkan, alasan dibidiknya kaum difabel dan lansia ini karena Pemilu merupakan hak setiap warga negara termasuk kedua kaum tersebut.
"Kita melakukan diseminasi dengan metode door to door dan pendekatan hiburan dan edukatif. Semisal lewat longser dan hasilnya terbukti efektif," ujarnya.
Menurut Yuyu, kebanyakan faktor penyebab rendahnya partisipasi kaum lansia dan difabel adalah minimnya perhatian pemerintah dalam mengurus daftar pemilih tetap (DPT) kedua kaum itu dan kurangnya fasilitas pendukung yang seharusnya disediakan pemerintah untuk memudahkan mereka dalam memilih.
"Pada Pemilu 2009, dari sekitar 13.150 lansia dan difabel didapat data sekitar 40 persennya tidak terdaftar dalam DPT, ini salah satu penyebab minimnya partisipasi kaum difabel dan lansia," tutur Yuyu.
(dip/bbp)











































