Salah seorang bandar bendera asal Garut, Ayi Sumirat (40) menyatakan sekitar 20 pedagang bendera asuhannya adalah para petani dari daerah Garut dan sekitarnya.
Beralihnya para petani tersebut menjadi penjual bendera merupakan solusi yang sudah dijalani selama bertahun-tahun setiap musim kemarau tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sedangkan musim panen kita juga sudah berakhir di bulan Juni lalu, tutur Ayi.
Awalnya, ujar Ayi, mereka ragu-ragu untuk menjadi penjual bendera. Tapi kini usaha ini bisa dijadikan alternatif pekerjaan kerana sudah banyak pelanggan dan dengan keuntungan yang lumayan menjanjikan.
"Kalau 5 tahun yang lalu, kita masih ragu-ragu untuk jual bendera. Kalau sekarang, sudah banyak langganan dari instansi, sudah gitu keuntungannya lumayan buat keluarga di kampung," seloroh Ayi.
(dip/ema)











































