"Berdasarkan aturan yang ada di ITB mereka tidak boleh mendaftar lagi untuk masuk ke ITB," jelas Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Widyo Nugroho, saat menggelar jumpa pers di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Jumat (31/7/2009).
"Dan untuk dua mahasiswa yang terkena skorsing mereka masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikan S1-nya di ITB," sambung Widyo.
Sementara itu, imbuh Widyo, untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain, hal itu sepenuhnya disesuaikan PTN masing-masing.
"Tergantung dari PTN yang bersangkutan," kata Widyo.
Duabelas mahasiswa ITB dinyatakan melanggar aturan akademik perguruan tinggi. Mereka dinyatakan terlibat dalam praktik perjokian ketika ujian saringan masuk Universitas Hasanudin (Unhas) di Makasar, Juni 2009 lalu.
Selain memecat 12 mahasiswa, 2 mahasiswa dikenakan sanksi skorsing sebanyak dua semester. Meski demikian, kata Widyo, kasus tersebut tidak akan diteruskan ke Polwiltabes Makasar. (ahy/bbp)











































