Sekitar seratus orang dari Forum Penyelamat (Format) Jawa Barat melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (28/7/2009). Mereka kecewa dengan kinerja pasangan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf yang selama setahun ini dinilai tidak menunjukkan perubahan.
Koordinatir aksi Nurdin Qusyaeri mengatakan pasangan Heryawan dan Dede (Hade) ini berbeda dengan janji kampanyenya dahulu. Format Jabar menganggap setahun masa pemerintahan Hade ini tidak ada angin perubahan.
"Justru yang ada adalah berbagai kasus memalukan dan mencuat di media massa. Di antaranya, kasus seribu proposal fiktif, bantuan kendaraan operasional bagi partai politik tertentu, kesehatan dan pendidikan gratis yang tak kunjung ada," jelas Nurdin disela-sela aksi demo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini, mereka selalu menyuarakan transparansi. Tapi transparansi seperti apa. Kita sebagai rakyat hanya diberi penjelasan yang fakta sebenarnya sudah ditutup-tutupi. Maka itu, kami sepakat dalam setahun kinerja Pemprov Jabar yang dipimpin Heryawan dan Dede, kalau kami memberi isi rapor, yaitu rapornya merah semua," kata Nurdin.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Diponegoro. Puluhan polisi terlihat siaga melakukan penjagaan. Massa Format Jabar hanya membawa bendera dari organisasi masing-masing. Format Jabar merupakan gabungan organisasi seperti HIMA Persis Jabar, HIMA Kosgoro Jabar dan DPP Keluarga Mahasiswa Bandung.
Hingga pukul 12.40 WIB massa Format Jabar mulai bergerak ke Kejati Jabar, Jalan Martadinata, untuk menyuarakan hal serupa. (bbp/ern)










































