"Setelah dilakukan pemeriksaan semalam, ternyata AN tidak ikut terlibat," jelas Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Arman Achdiat saat dihubungi detikbandung melalui ponselnya, Rabu (22/7/2009).
Arman menjelaskan, teror bom yang dilakukan PDF itu tidak berasal dari bujukan temannya. Hal tersebut ternyata diakui PDF setelah semalam dilakukan pendalaman pemeriksaan.Â
"Teror itu inisiatif PDF saja. Enggak ada bujukan dari teman-temanya yang saat itu kumpul-kumpul di Jalan Tamblong. Jadi, AN tidak ikut-ikutan," jelasnya.
Menurut Arman, usai meneror bom melalui ponselnya, lalu PDF mendatangi teman-temannya yang sedang berkumpul di kawasan Jalan Tamblong. Kemudian, PDF menceritakan aksi terornya itu kepada teman-temannya.Â
"Termasuk menceritakan kepada AN. Melihat itu, AN yang awalnya sempat diduga otak pelaku, akhirnya kami nyatakan tidak ikut serta," terang Arman.
(bbp/ern)











































