Isu adanya ancaman bom di Hotel Sheraton Bandung makin kuat saat tiga unit mobil Gegana Polda Jabar datang ke hotel dan melakukan penyisiran. Namun pihak hotel keukeuh membantahnya. Hal itu dikatakan hanya prosedur keamanan.
Sekitar pukul 10.00 WIB, tiga unit mobil Gegana Polda Jabar datang ke hotel.
"Saya melihat sejumlah karyawan hotel pada ke luar dari area hotel. Namun saya tidak mengetahui apa yang terjadi," kata sopir taksi yang biasa mangkal di depan hotel, Deddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tadi tahu dari rekan media. Bahkan sempat shock. Tapi stelah dicek, ternyata tidak ada kabar ancaman bom," jelasnya di Hotel Sheraton kepada wartawan, Selasa (21/7/2009).
Eddy menambahkan, dirinya tadi mencoba informasi ke para staff di hotel tersebut. "Jadi, itu gosip. Tidak ada apa-apa," tegasnya.
Β
Menurut Eddy, memang benar ada tiga unti mobil gegana datang ke hotel. Namun kata Eddy, itu dilakukan sebagai prosedural keamanan dari pihak kepolisian.
Saat ditanya apakah ada penyisiran di sekitar hotel yang dilakukan tim gegana, Eddy membenarkannya. "Ya memang ada penyisiran di publik area. Seperti di sekitar hotel dan area parkir," katanya.
Lebih lanjut Eddy menuturkan, saat pemeriksaan dan penyisiran itu tidak ada barang yang disita atau benda mencurigakan. Dengan kedatangan tim gegana itu, jelas Eddy, tak membuat para tamu hotel menjadi ketakutan. "Mereka tahu. Tapi justru membuat tamu hotel menjadi merasa aman," jelasnya.
"Ini baru pertama kalinya tiga unit mobil gegana datang ke Hotel Sheraton. Pasti nanti saya akan tanyakan kepada polisi soal kedatangan tim gegana itu. Saya penasaran," tambah Eddy.
(bbp/ern)











































