Hal itu dikatakan oleh Ketua PHRI Jabar Herman Mochtar kepada wartawan saat dihubungi via telepon, Selasa (21/7/2009). Diakui Herman, dirinya belum melihat adanya penurunan atau peningkatan okupansi pasca tragedi ledakan bom Mega Kuningan beberapa hari lalu.
"Belum ada laporan dari hotel-hotel di Jabar soal penurunan atau peningkatan okupansi. Kita minta mereka melaporkannya tiga hari sekali kepada kita untuk melihat apakah ada penurunan," kata Herman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta pada pihak hotel untuk memeriksa tamu hotel secara ketat. Tanyakan keperluan kehadirannya di hotel itu," kata Herman.
"Jangan sampai lengah, kebiasaan kita kalau sudah terjadi baru pengamanan penuh dilaksanakan. Ini yang keliru. SOP pengamanan seharusnya dijalankan dan tidak lengah," tegas Herman.
Menurutnya wisatawan yang masuk ke Bandung saat ini masih didominasi oleh turis lokal dan juga dari Asia. "Untuk Malaysia berjumlah 650 per hari dan Singapura 50 orang per harinya," ujar Herman.
Sebelumnya, Kabid Objek Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Aman Raksanagara mengatakan, dirinya belum mendapatkan laporan terkait penurunan okupansi tamu hotel di Bandung.
Meski demikian, dirinya mengimbau masyarakat untuk sigap melaporkan pada pihak RT, RW, atau Keamanan, jika ada sesuatu yang dianggap mencurigakan.
(ahy/ern)










































