Pembangunan di Bandung Justru Menyengsarakan

Pembangunan di Bandung Justru Menyengsarakan

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 17:33 WIB
Pembangunan di Bandung Justru Menyengsarakan
Bandung - Pembangunan di Indonesia khususnya Bandung seringkali tidak memperhatikan konsep wawasan lingkungan, sehingga yang terjadi bukan pembangunan yang mensejahterakan publik tapi malah merusak lingkungan.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Dwi Sawung, perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dalam Workshop Pendidikan Seni Budaya Untuk Perlawanan terhadap Korupsi, Perusakan Lingkungan dan Pelanggaran HAM di Student Centre ITB, Kamis (16/7/2009).

"Selama ini banyak pembangunan-pembangunan yang di Bandung dan Indonesia yang tidak berwawasan lingkungan. Sebutlah pembangunan pabrik-pabrik tekstil di bekas sawah. Itu sama saja dengan menyemai bibit penyakit. Hanya alibi si empunya perusahaan yang mengatakan ini membuka lapangan kerja," ujar Sawung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sawung menambahkan dampak dari kegiatan pembangunan semacam itu hanya akan menabung kesengsaraan rakyat. "Kebanyakan para pekerja pabrik tekstil akan teracuni limbah tekstil, baik dari air ataupun udara di sekitarnya. Kalau sudah sakit, perusahaan tidak akan menggunakan tenaganya. Hasilnya lingkungan rusak, pekerja tidak kunjung sejahtera," sambungnya.

Lebih lanjut Sawung menuturkan tindakan perusakan lingkungan semacam itu efeknya akan langsung dirasakan oleh penghuni bumi. "Dari contoh tadi kita bisa melihat, alam dirusak efeknya akan langsung tunai. Tidak ada istilahnya alam memberi kredit, sekali dirusak maka dampaknya akan langsung ada," tuturnya.

Selain itu Sawung juga mencontohkan kasus perombakan lingkungan yang berdampak pada timbulnya bencana alam.

"Banyak daerah-daerah resapan air seperti Cicaheum dan Sukajadi yang disulap menjadi perumahan. Kini setiap kemarau, selalu saja kurang air. Ini sudah bukti kalau alam akan membayar tunai setiap ulah manusia yang tidak peduli alam," ujarnya berapi-api.

Sawung mengharapkan, pemerintah ke depan bisa menerapkan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Salah satunya dengan tidak sembarangan memberikan izin alih fungsi lahan.

"Kebanyakan alih fungsi lahan di Bandung tidak berizin, sebutlah rencana alih fungsi Situ Lembang yang akan dijadikan resort, padahal di dekat sana ada tempat latihan tentara. Ini berarti pemerintah tidak beres, harusnya pemerintah tidak melulu membangun tapi juga memperhatikan lingkungan," pungkasnya. (dip/lom)


Berita Terkait