"Fakultas mencapai kata sepakat dengan penulisnya bahwa dia akan meminta maaf dan menyebarkannya di wall yang dikirimi pesan dan di tempat-tempat dia menempel selebaran," jelas Yusuf Hamdan melalui pesan singkatnya kepada detikbandung, Rabu (15/7/2009).
"Kalau itu dilaksanakan urusan dianggap selesai oleh fakultas," lanjut Yusuf masih dalam pesan singkatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satrya menuntut dekan Fikom Unisba mundur, disertai pernyataan-pernyataan lain yang dinilai pihak kampus mencemarkan nama baik. Tulisan Satrya juga dinilai tidak berdasarkan pengecekan fakta ke pihak fakultas sehingga tidak akurat.
Satrya mengaku menulis surat terbuka dan komentar di Facebook karena kecewa dengan pembatalan sidang sarjana pada Juli 2009, terkait proses reakreditasi.
"Bukannya Fikom menjamin lapangan pekerjaan bagi sarjananya, tetapi justru menghambat kelulusan calon sarjananya," tulis Satrya dalam selembaran yang ditempelkannya di beberapa titik di kantor fakultas.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/lom)











































