Pengambilan Spesimen Suspect Flu Babi Diubah

Pengambilan Spesimen Suspect Flu Babi Diubah

- detikNews
Rabu, 15 Jul 2009 14:12 WIB
Bandung - Pengambilan sampel atau spesimen pasien suspect virus influenza A-H1N1 atau flu babi yang semula diambil pada hari pertama, keempat dan keenam, berubah menjadi hari pertama, kelima dan ketujuh.

Dijelaskan anggota Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS Primal Sudjana saat ditemui wartawan di pelataran ruang Flamboyan RSHS, Rabu (15/7/2009), ini dilakukan atas instruksi dari Litbangkes, Jakarta. Alasannya, dari kasus flu babi di Indonesia, pada pengambilan sampel hari keempat, masih banyak yang hasilnya positif.

"Jadi yang kemarin dianggap tidak efisien. Berdasarkan temuan-temuan yang ada, kebanyakan hari keempat itu hasilnya positif. Sedangkan hasil hari kelima negatif," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerapan sistem ini akan dilakukan pada pasien yang masuk ruang Flamboyan RSHS selanjutnya, jika ada. "Kalau nanti pengambilan yang hari kelima sudah negatif, sampel hari ketujuh tidak perlu diambil. Malah pasien tersebut bisa pulang dengan pantauan," terang Primal.

Awalnya pemeriksaan spesimen kasus flu babi sama dengan flu burung yakni pada hari 1, 2, 3 dan 7. Tetapi karena hasilnya mirip, diganti menjadi hari 1, 4 serta 6, dan kini menjadi hari 1, 5 dan 7.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(lom/lom)


Berita Terkait