Dijelaskan anggota Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS Primal Sudjana saat ditemui wartawan di pelataran ruang Flamboyan RSHS, Rabu (15/7/2009), ini dilakukan atas instruksi dari Litbangkes, Jakarta. Alasannya, dari kasus flu babi di Indonesia, pada pengambilan sampel hari keempat, masih banyak yang hasilnya positif.
"Jadi yang kemarin dianggap tidak efisien. Berdasarkan temuan-temuan yang ada, kebanyakan hari keempat itu hasilnya positif. Sedangkan hasil hari kelima negatif," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya pemeriksaan spesimen kasus flu babi sama dengan flu burung yakni pada hari 1, 2, 3 dan 7. Tetapi karena hasilnya mirip, diganti menjadi hari 1, 4 serta 6, dan kini menjadi hari 1, 5 dan 7.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































