"Anak NA (2) dan C (18) positif terjangkit flu babi. Laporan Balitbangkes baru saja kita terima tadi pagi," ujar anggota tim penanganan penyakit infeksi khusus RSHS Primal Sudjana, saat ditemui wartawan di pelataran Ruang Instalasi Flamboyan, Selasa (14/7/2009).
NA merupakan anak dari Nyonya E (37) yang sebelumnya telah dinyatakan positif terjangkit flu babi.
"Nyonya E dinyatakan sudah sembuh meski positif terjangkit, tapi dia belum keluar ruangan karena harus menjaga anaknya NA," jelas Primal.
Saat dirawat di Ruang flamboyan RSHS ibu dan anak E dan NA berada di satu ruangan yang sama namun terpisah ranjang yang berbeda. "Belum kita bicarakan dengan dia (Nyonya E-red) apakah dirinya mau keluar sekarang atau tidak," jelas Primal.
Dari 13 pasien suspect flu babi yang dirawat di RSHS, berarti sudah ada 5 orang yang dinyatakan positif. Mereka adalah pasangan suami istri, Tuan B (44) dan Ny D (32) dinyatakan positif. Keduanya sempat berkunjung ke Singapura. Namun keduanya sudah pulang sejak Jumat Sore (10/7/2009).
Yang ketiga adalah E (37) WNI yang tinggal di Istambul Turki. Dia pulang ke Indonesia setelah sebelumnya transit di Singapura lalu ke Jakarta. Dari Jakarta dia menggunakan jalan darat menuju Bandung untuk mengunjungi kerabatnya. Ny E masuk ke ruang isolasi Flamboyan pada tanggal 8 Juli lalu.
Terakhir adalah Na dan C, keduanya masuk Ruang Flamboyan pada kamis malam, (9/7/2009). Keduanya mengalami gejala ILI sehari sebelum masuk ruang isolasi tersebut.
(tya/lom)











































